Buku Saku “0% Kemiskinan” Telah Diluncurkan

Kamis, 09 April 2026 | 04:30

Peluncuran buku saku “0% Kemiskinan: Manfaat dan Penerima Program Dukungan Kesejahteraan Tahun 2026” di Bina Graha, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Kantor Staf Presiden (KSP) bersama Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) meluncurkan buku saku “0% Kemiskinan: Manfaat dan Penerima Program Dukungan Kesejahteraan Tahun 2026”. Buku ini berisikan 17 program Presiden Prabowo Subianto itu diharapkan memudahkan masyarakat untuk mengetahui berbagai dukungan pemerintah dan memastikan setiap bantuan tepat sasaran.

Konferensi pers peluncuran buku saku digelar di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (8/4/2026). Hadir dalam peluncuran buku tersebut, yakni Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Angga Raka Prabowo, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan dan Ketua Umum Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia (AAKI)/Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansah.

“Peluncuran buku saku ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Presiden Prabowo untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Sekaligus menyampaikan informasi kebijakan secara ringkas dan mudah dipahami,” kata Qodari dikutip dari detik.com.

Qodari menjelaskan buku tersebut menjawab pertanyaan mendasar mengenai dukungan apa saja yang diterima rakyat dari negara dan cara mengaksesnya.

Nah ini bagi warga masyarakat, ya, atau pemerintah daerah yang warganya belum mendapatkan bantuan sebagaimana seharusnya, mudah-mudahan dengan membuka buku ini, tahu sumber-sumber informasi yang pasti,” ujarnya.

Qodari menjelaskan, buku ini juga berisi arah kebijakan Prabowo yang menegaskan bantuan kesejahteraan bukan hanya berlaku sesaat. Dia memastikan, bantuan yang diberikan pemerintah akan berlangsung sepanjang hayat.

“Negara tidak hanya hadir saat rakyat menghadapi kesulitan, tetapi juga memastikan rakyat tumbuh sehat, memperoleh pendidikan, bekerja secara mandiri, hingga hidup sejahtera di masa tua,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo menyambut baik diluncurkannya buku ini. Dia berharap buku ini akan mempermudah masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai kebijakan pemerintah dalam memberantas kemiskinan.

“Semua kita kompak membantu dalam hal ini adalah membantu menyampaikan informasi apa dan membantu juga saudara-saudara kita yang mungkin belum tahu caranya,” kata Angga.

“Kan bisa jadi ya tadi, saya nggak tahu nih cara bagaimana ke Sekolah Rakyat, saya nggak tahu nih bagaimana saya bisa mendapat program-program PKH misalnya. Karena tadi program ini adalah memastikan bahwa negara hadir sepanjang hayat,” sambungnya.

Artikel Lainnya

Ibu Kota Buku Dunia UNESCO 2026 Jatuh pada Rabat

Selasa, 14 April 2026 | 20:45

BN. Rabat secara resmi ditetapkan sebagai Ibu Kota Buku Dunia UNESCO untuk tahun 2026, menandai tonggak budaya penting bagi ibu kota Maroko ini sekaligus bersiap untuk menjadi tuan rumah Pameran Pener ...


Media Siber Indonesia, Berdaulat atau Cuma Penonton?

Sabtu, 11 April 2026 | 08:35

Ketika algoritma global mengatur arus informasi, dan kecepatan sering kali mengalahkan akurasi, media nasional dituntut untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berdaulat dan bermartabat. Oleh: Ju ...


“Wuthering Heights” di Layar Lebar

Jumat, 10 April 2026 | 09:48

Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI NOVEL “Wuthering Heights” karya Emily Brontë sudah 7 kali diangkat ke layar lebar. Kalau ditambah versi TV, mini seri, dan film T ...


"The reading of all good books is like a conversation with the finest minds of past centuries."

- Rene Descartes